Kalander Hijriah Global Tunggal (KHGT)

Parameter pertama:

Seluruh dunia masuk ke bulan baru asalkan setelah konjungsi (segarisnya matahari, bumi, bulan) & sebelum jam 24:00 UT/Universal Time (Waktu Greenwich), sudah ada wilayah dimanapun yang secara hisab (hitungan) mencapai hilal (bulan baru) dengan ketinggian 5° & elongasi (sudut matahari terhadap bulan) 8°. Kenapa diambil angka ini? Karena kalo di rukyat (obervasi) hilal udah pasti kelihatan.

 

Parameter kedua:

Kalau tidak mencapai ketinggian 5° & elongasi 8°, asalkan udah di atas 0° tetep bisa dimulai bulan baru asalkan konjungsi terjadi sebelum terbit fajar atau waktu subuhnya Selandia Baru/NZ. Knp NZ, karena wilayah pertama yang berganti hari, jadi seluruh dunia msh berada di 'satu malam' yg sama.

 

Kasus 1 Ramadhan 1447H kemarin.

 


 

Di hari Selasa, tanggal 17 Februari 2026, konjungsi jam 12:01:09 UT sampai tengah malam jam 24:00, tidak ada satupun tempat di bumi yg mencapai tinggi hilal 5° & elongasi 8°. Paling tinggi di Bethel Alaska ketinggian hilal 5,2° & elongasi 7,9° yg dibawah 8 artinya parameter kesatu tidak terpenuhi, tapi waktu fajar Selandia Baru ada di hari Selasa, tgl 17 Februari 2026 jam 16:06:13 UT. Artinya konjungsi di jam 12:01:09 UT terjadi sblm waktu fajar NZ. Berarti parameter kedua masih terpenuhi. 

Seluruh dunia bisa masuk ke bulan baru 1 Ramadhan di hari Rabu, tgl 18 Februari 2026.

 

Kasus 1 Syawal 1447 H

Di hari Kamis, 19 Maret 2026, konjungsi jam 15:24:03 UT. Di daerah sekitar laut utara Rusia, Distrik Kholmogorsky tinggi hilal 6,4° & elongasi 8°. Sementara waktu fajar NZ di jam 16:50:02. Parameter satu & dua terpenuhi. Seluruh dunia masuk ke 1 Syawal 1447 H di hari Jum’at 20 maret 2026.


Comments

Popular posts from this blog

Satu Malam di Museum Bahari Jakarta ex. Gudang Rempah-Rempah VOC

Tentang Unsung Cinderella (Drama Jepang Tentang Apoteker di Rumah Sakit) Episode 1

Yogyakarta, Kota yang Istimewa