Posts

Showing posts with the label KONTEMPORER

Mafia Migas vs Pertamina

Image
     Berawal dari ketidaksengajaan gw liat postingan Instagram dari akun Berdikasi Book @berdikaribook di beranda yang postingnya tentang buku berjudul Mafia Migas vs Pertamina. Langsung gw cari buku itu sekilas diinternet dan di e-commerce market place macam Tokopedia & Shopee. Ga tau juga dapet ilham dari mana, gw iseng-iseng ketik 'Perpustakaan Nasional' di Google Play, alhasil munculah aplikasi bernama i-Pusnas. Setelah gw download dan gw install, gw login, terus gw coba cari judul buku tadi, ternyata ada! Dan gw ga jadi beli hehe.      Buku itu gw 'pinjem' selama 4 hari (kalopun belum selesai baca, bisa dilanjutkan pinjam untuk 4 hari berikutnya). Jumlah halamannya hampir sekitar 200an halaman. Bagus banget sih isinya berdasarkan data di lapangan, bukan sekedar opini. Pembahasannya tentang minyak dan gas bumi ga dimulai dari era sekarang, bukan juga zaman orde baru, tapi dari zaman penjajahan Belanda! Ya ternyata emang udah dari dulu sih Migas Indo...

Pindah Ibukota Perlu atau Tidak?

Image
Akhir-akhir semakin santer diberita terkait akan diumumkannya Ibu Kota baru oleh pemerintah. Disini gue akan coba ulas dari berbagai sudut pandang. Dan perlu digaris bawahi disini, gue tidak mengkait-kaitkan tulisan ini kea rah politik partisan. Gue coba untuk menulis pendapat yang pro maupun yang kontra.   Jadi ga usah diseret-seret ke ranah politik, apalagi sampe fanatik buta terus gontok-gontokan di social media hahaha. Beberapa hari yang lalu, ditengah-tengah ‘kegabutan’ ini, sore hari Selasa tanggal 20 Agustus 2019, ada acara Youth Talks: Yuk Pindah Ibu Kota atau bincang-bincang anak muda khususnya generasi milenial (bukan kolonial wkwk) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di kantornya yang ada di depan Taman Suropati Menteng. Acara itu sesuai judulnya membahas seputar rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta di Pulau Jawa ke Pulau Kalimantan sebagai kandidat terkuat. Poster acara Yout Talks di Bappenas Acara i...

Energi Minyak dan Mobilitas

Image
Ilustrasi pengisian bahan bakar. Sabtu sore ini gue mau nulis mengenai hal yang akhir-akhir ini gue pikirin. Hal ini bermula saat gue mencoba buat ngirit ongkos setelah tau info dari temen yang lanjut kuliah master di Tartu Estonia, bahwa disana ongkos buat naik angkutan umum apa aja perbulan  cuma 8,5 euro (sekitar Rp 143.437) untuk pelajar/mahasiswa dan 17 euro (Rp 286.875) untuk umum bebas mau naik apa aja selama satu bulan penuh! (kurs februari 2018, 1 euro= Rp 16.875). Gile, pengeluaran gue buat ongkos kerja doang perbulan lebih dari itu. Gue sok-sokan menekan pengeluaran buat transportasi supaya minimal sama kayak disana HAHAHA. Akhirnya gue pake strategi dengan cara berangkat ke kantor naik Seli (sepeda lipet) sebelum dan sesudah naik Commuter Line karena menurut gue yang bikin ongkos gue mahal adalah dari ojek daring. Kantor gue berlokasi di kawasan pabrik yang bisa dibilang transportasi umum atau angkot nya susah. Setelah gue perhatiin, lokasinya ga menguntungkan bua...

Mengenal Pemilu Amerika Serikat Secara Sederhana dari Game

Image
Well, pada kesempatan kali ini gue mau nulis tentang pemilu di Amerika Serikat secara sekilas yang gue pahami dari sebuah game  di Google Store yang namanya Win The White House. Walaupun cuma dari game tapi secara garis besar dan secara umum game ini menggambarkan bagaimana sistem pemilu disana. Gue tertarik karena selama ini pengen tau, kayak gimana sih ‘pesta demokrasi’ di negara yang katanya pionirnya demokrasi di dunia? Apakah disana menerapkan sistem pemilu secara langsung dimana pemenangnya adalah mereka yang mendapat suara terbanyak dari masyarakat yang memilih? Ok langsung aja. Amerika Serikat menganut sistem dwi partai atau hanya ada dua partai besar. Secara umum, dua partai ini terlihat sangat kontras atau bertolak belakang. Pertama adalah partai Democratic atau Demokrat. Partai ini dikenal sebagai partai liberal sekaligus juga agak bercorak 'sosialis' meskipun kebijakannya 'sangat tidak sosialis' dibanding partai sosialis di negara lain terle...

Transportasi Umum

Image
          Kali ini gua mau nulis seputar pengalaman selama hampir 2 bulan terakhir pake kendaraan umum di Jakarta setelah sekian lama merantau ke kota lain. Dalam rangka menyelesaikan studi untuk menjadi seorang Apoteker lulusan Farmasi Universitas Gadjah Mada, setiap mahasiswa di wajibkan mengikuti Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang mana salah satunya ditempatkan di industri farmasi. Well tapi gua ga bakal banyak cerita tentang itu disni, yang mau gua tulis adalah pengalaman menggunakan transportasi publik untuk menuju tempat PKPA itu di daerah Simatupang Jakarta Selatan, daerah yang terkenal macet karena disitu isinya perkantoran semua. Macet di sekitar Jalan Tanjung Barat Raya           Awalnya gua berangkat kesana dari rumah di Klender Jakarta Timur naik motor, jaraknya sekitar 23 kilo. Berangkat dari rumaj jam 5.30 sampai di kantor sekitar jam 7.00 bahkan kadang lebih jam ...